LAPORAN REVITALISASI SMK TAHUN 2018

LAPORAN KEGIATAN REVITALISASI

SMK NEGERI 1 KALIBAGOR TAHUN 2018

 

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, diperlukan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kebijakan itu  dituangkan dalam  Instruksi Presiden No 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Kejuruan Menengah yang ditujukan kepada 12 Menteri Kabinet Kerja, 34 Gubernur dan Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Terkait dengan kebijakan tersebut, SMK Negeri 1 Kalibagor sebagai salah satu sekolah sasaran pilot project revitalisasi yang pada tahun 2018 ini sudah memasuki tahun ke 3 pelaksanaan revitalisasi secara bertahap telah melaksanakan program/kegiatan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Sesuai dengan roadmap revitalisasi pada lingkup Provinsi Jawa Tengah, yang telah mencanangkan bahwa fokus revitalisasi Guru dan Tenaga Kependidikan meliputi (a)  guru berkualifikasi S1, (b) guru bersertifikat pendidik, (c) guru magang di industri, dan (d) guru bersertifikat asesor, maka program yang telah dilaksanakan yaitu ;

A.    Pemenuhan SDM dan Peningkatan Kompetensi SDM SMK Negeri 1 Kalibagor

 

1.     Rekrutmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan

a.     Permasalahan / kondisi sebelum rekrutmen

Berdasarkan analisis kebutuhan guru dan tenaga kependidikan, terjadi kekurangan guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Kalibagor. Memasuki awal tahun ajaran 2018-2019, beberapa guru dan  tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Kalibagor telah purna tugas ataupun memasuki masa purna tugas.  Kondisi ini apabila tidak segera ditangani akan mengganggu kelancaran pelayanan pembelajaran. Dengan mempertimbangkan kemampuan dan sumberdana yang dimiliki,  sekolah mengupayakan untuk melakukan rekrutmen untuk pemenuhan kekurangan 2 orang guru BK dan 1 orang guru kejuruan  Alat Mesin Pertanian, serta 2 orang Satpam dan 1 orang staf administrasi keuangan

 

b.     Pelaksanaan Rekrutmen

Kegiatan rekrutmen dilaksanakan berdasarkan SK Kepala sekolah no. 800/535.9/2018 tentang pembentukan tim seleksi penerimaan tenaga pendidik dan kependidikan tahun pelajaran 2018-2019. Seleksi dilaksanakan secara terbuka diawali dengan  dengan  proses pengumuman kebutuhan/formasi, pelaksanaan pendaftaran, tes tertulis dan tes wawancara yang pada akhirnya ditetapkan nama-nama berikut yang dinyatakan diterima sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMK Negeri 1 Kalibagor mulai tanggal 12 Juli  2018

NO

NAMA

Tgl Lahir

PENDIDIKAN

JABATAN

1

Dwi Septiono, S.TP.

27-10-1991

S-1

Guru AMP

2

Nanda Ardiyanta, S.Pd.

03-04-1990

S-1

Guru BK

3

Nurul Huda Al makruf

21-08-1992

S-1

Guru BK

4

Setiyana Miswati,SE.

02-03-1989

S-1

Adm. Keuangan

5

Suwarto

18-09- 986

SLTA

Satpam

6

Upi Prihatin

04-10-1988

SLTA

Satpam

 

 

c.      Kondisi setelah rekrutmen

Pemenuhan jumlah guru, baik kualitas, kuantitas dan kompetensinya perlu dilakukan secara bertahap  dengan memprioritaskan pemenuhan guru  produktif yang memiliki relevansi  dengan kompetensi yang  dikembangkan  sekolah.

 

Dengan telah dilaksanakannya kegiatan rekrutmen,  satu orang tenaga pendidik program keahlian alat mesin pertanian, dua orang guru BK  dan tiga orang tenaga kependidikan, kegiatan pelayanan dan penyelenggaraan  pembelajaran di SMK Negeri 1 Kalibagor, dapat berjalan dengan lancar. Demikian pula terkait dengan pelayanan pendidikan terkait dengan pelayanan ekternal, seperti penerimaan dan pelayanan tamu dari luar, pelayanan terhadap orang tua wali siswa yang hadir ke ke sekolah, keamanan dan ketertiban sekolah dapat telaksana dengan baik. Layanan admistrasi secara internal juga meningkat.

Terpenuhinya sumberdaya manusia dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan. Ke depan tidak hanya pemenuhan sumber daya manusia dari segi jumlah, tetapi diharapkan juga terdapat peningkatan kulitas kompetensi sesuai dengan job deskripsi yang menjadi tupoksi masing-masing individu SDM. Dengan meningkatnya mutu layanan, keterserapan peserta didik ke dunia usaha/dunia industri ataupun bekerja pada bidangnya akan meningkat.

 

2.     Peningkatan Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan

a.     Pelatihan Kompetensi tenaga Laboran dan Kepala Perpustakaan

SMK Negeri 1 Kalibagor dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia khususnya staf laboran, telah mengirimkan 1 orang tenaga laboran untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Laboran  dan 1 orang kepala perpustakaan yaitu ;

 

NO

NAMA

PELATIHAN

TGL

Tempat

1

Soderi

Laboran Agr.

01-07 Agsts 18

P4TK Cianjur

2

Tri Suwarni, S.Pd.

Kepala Perpustakaan

05–19 Agst 18

UNS

 

b.     Magang Guru Produktif di Industri

Kegiatan magang guru di industri dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi  guru produktif seiring dengan perkembangan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja/dunia industri. Guru sekolah kejuruan perlu terus menerus meningkatkan kapasitasnya baik menyangkut materi, teknologi maupun metodologi pembelajaran. Melalui  upaya meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis industri maka kualitas pembelajaran di SMK akan semakin dapat ditingkatkan.

Terkait dengan hal ini SMK Negeri 1 Kalibagor memprogramkan kegiatan magang guru produktif di industri. Kegiatan ini telah dilaksanakan oleh beberapa guru dengan rincian sebagai berikut ini

 

NO

NAMA

Program Keahlian

TGL

Tempat Magang

1

Sukesi, S.Pd.

APHP

12-18 Juli 18

P4TK Cianjur

2

M. Nur Hidayat, S.Pi

APHP

2-12 Mei 18

Dipo Bakery Bantul

2

Dwi Septiono, S.Pd.

AMP

31 Jul-7 Agt 18

CV. Bhuana Agrotec

3

Drs. Trijono

AMP

12-18 Sept 18

CV. Bhuana Agrotec

4

Arief Rohadi, S.Pd.

Ag Tan

24/9 sd 15/10 18

Green Fresh  Banyumas

5

Darwati, S.Pd.

Ag Ter

 

Sido Agung Farm

6

Sari Suksesi, SP.

Ag Tan

18 Nop -18 Des 18

Green Fresh Banyumas

7

Yuni Yustiana, SP.

Ag Tan

18 Nop -18 Des 18

Green Fresh Banyumas

 

 

c.      PKB dan Uji Kompetensi Guru Produktif

Pada kegiatan ini, SMK Negeri 1 Kalibagor yang dijadikan sebagai Pusat Belajar untuk kegiatan PKB dan Uji Kompetensi Guru Produktif dapat mengikutsertakan 2 orang peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini. Melalui kegiatan ini Guru produktif keahliannya meningkat dan sekaligus dibuktikan dengan uji kompetensi produktif yang dilaksanakan  oleh LSP -P-2 P4TK Cianjur dan ketiganya direkomendasikan Kompeten Oleh Asesor LSP. Adapun daftar nama guru produktif tersebut adalah sebagai berikut ini.

NO

NAMA GURU

KK

TGL KEGIATAN

PENYELENGGARA

1

Ir. Sri Utami Fadilah

ATU

22 Okt s.d -06 Nop 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

2

Sri Asiyatun, S.Pt.

ATU

31 Jul-7 Agt 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

 

 

d.     Pelatihan Kompetensi dan uji kompetensi guru produktif

Dalam rangka peningkatan kompetensi guru, khususnya guru produktif, SMK Negeri 1 Kalibagor pada tahun pelajaran 2018 telah mengirim seluruh guru untuk mengikuti pelatihan kompetensi dan uji kompetensi guru produktif, yaitu :

 

NO

NAMA GURU

KK

TGL KEGIATAN

PENYELENGGARA

1

Ir. Unggul Abisena, MP

APHP

12-18 Juli 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

2

Muaris, S.TP, S.Pt.

APHP

 

 

1

Sari Suksesi, SP.

AMP

31 Jul-7 Agt 18

CV. Bhuana Agrotec

2

Yuni Yustiana, SP.

AMP

12-18 Juli 18

CV. Bhuana Agrotec

1

Irianto Setiadi

Ag Tan

 

LSP-P2 P4TK Cianjur

2

Rini Asih T., S.TP.

Ag Ter

 

LSP-P2 P4TK Cianjur

1

Ir. Tugiyo

Ag Tan

 

LSP-P2 P4TK Cianjur

2

Aris Sutopo, SP.

Ag. Tan

 

LSP-P2 P4TK Cianjur

1

Subur Triwarsono

AMP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

2

Hariyanto

AMP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

3

Elly Usdawati

AMP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

4

Trijono

AMP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

5

Edi Purwanto

ATU

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

6

Sri Mulyani

AgTan

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

7

Tinon Wulandari

AgTan

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

8

Sukirno

AgTan

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

9

Parmanto

AgTan

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

10

Kanang Basuni

APHP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

11

Aristina Puji Rahayu

APHP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

12

Sri Hastuti

APHP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

13

Dwi Istanti

APHP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

14

Siswanto

APHP

03 sd 09 Des 18

LSP-P2 P4TK Cianjur

 

e.     Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Adaptif

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme pendidik, SMK Negeri 1 Kalibagor telah mengirimkan 3 orang untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tematik Guru Adaptif mata pelajaran Fisika dan Biologi yaitu  ;

 

NO

NAMA

MAPEL

TGL

Tempat

1

Tri Suwarni, S.Pd.

Fisika

12-18 Juli 18

P4TK Cianjur

2

Suyono Rizqiyantoro, S.Pd.

Fisika

31 Jul-7 Agt 18

P4TK Cianjur

3

Arief Rohadi, S.Pd.

Biologi

12-18 Juli 18

P4TK Cianjur

Bukti hasil pelatihan terlampir

 

f.      Pelaksanaan Pelatihan keahlian ganda

 

Peningkatan jumlah guru SMK saat ini,  tidak  sebanding dengan meningkatnya  kualitas guru yang kompeten dalam mengajar. Sebagian  guru  SMK yang  berkualifikasi  sebagai  guru  kelompok mata pelajaran bidang produktif hanya  sekitar 22% yang memenuhi kompetensi. Guru produktif  adalah guru yang memiliki  sertifikat  kompetensi yang  sesuai  dengan  keahlian yang diajarkan. Sedangkan mayoritas  guru SMK atau sekitar 78 % justru berasal dari  guru kelompok mata pelajaran bidang normatif dan adaptif yang tidak memiliki relevansi kuat dengan  program kejuruan. Untuk menjawab hal ini Pemerintah memberikan kesempatan guru normada mengambil program alih fungsi, dimana guru normada dididik selama tiga bulan untuk mampu menjadi guru produktif.

 

Pada tahun 2018 SMK Negeri 1 Kalibagor memberangkatkan 2 orang guru untuk mengikuti program keahlian ganda. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal ... sd. Tanggal. .... di PPPPTK Cianjur. Setelah selesainya kegiatan ini, peserta melanjutkan kegiatan Pendidikan profesi guru dalam jabatan yang dilaksanakan mulai tanggal.. s.d tanggal .....

Adapun nama peserta keahlian ganda pada tahun ini adalah  sebagai berikut ini.

 

NO

NAMA

Pelatihan Ganda Mapel

TGL

Tempat

1

M. Nur Hidayat, S. Pi

APHP

12-18 Juli 18

P4TK Cianjur

2

Ahmad Saefuddin, S.Pi, M.Si

APHPP

31 Jul-7 Agt 18

P4TK Cianjur

 

g.     Pelatihan guru dalam Jabatan (PPG dalam Jabatan)

Kegiatan pelatihan guru dalam jabatan pada tahun 2018 diikuti oleh 5 orang guru dari SMK Negeri 1 Kalibagor, yaitu,

 

NO

NAMA

Pelatihan Profesi Guru

TGL

Tempat

1

Sultoni, S.Pd.

PJOK

23 Sept s.d 23 Nop. 18

UNY

2

Parliana, S.Pd.

B. Jawa

23 Sept s.d 23 Nop. 18

UNES

3

Tinon Wulandari, SP.

Ag.Tan

23 Sept s.d 23 Nop. 18

UNES

4

M. Nur Hidayat, S.Pi.

APHP

23 Sept s.d 23 Nop. 18

UNS

5

Ahmad Saefuddin, S.Pi, M.Si

APHPP

23 Sept s.d 23 Nop. 18

UNESA

 

 

h.     Pelatihan TIK bagi Seluruh Guru SMK Negeri Kalibagor

 

Kondisi Awal  0%.

SMK Negeri 1 Kalibagor pada tahun 2018 memiliki Guru sebanyak 71 orang. Terkait dengan kompetensi Guru dalam memanfaatkan TIK,  baru sekitar 70% guru yang familier dan kompeten menggunakan media komputer dan sarana IT untuk mendukung pelaksanaan tugasnya.  Padahal banyak sekali manfaat positif yang dapat diperoleh oleh guru apabila dapat memanfaatkan IT yaitu pada proses pembelajaran dan pelaksanaan tugas guru lainnya seperti pengolahan nilai, penyusunan laporan, pembuatan modul dan pelaporan pelaksanaan kinerja guru.

Melalui program revitalisasi, pada tahun pelajaran 2018, sekolah menyelenggarakan program pelatihan/workshop pemanfaatan IT bagi guru SMK Negeri 1 Kalibagor. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh guru SMK Negeri 1 Kalibagor dengna tujuan seluruh Guru dapat memanfaatkan  TIK untuk memperlarcar pelaksanaan tugas guru dan menunjang kegiatan monitoring dan supervisi pelaksanaan tugas guru oleh kepala sekolah. Adapun bentuk kegiatannya adalah pelatihan pemanfaatan program MAJISTIK.

 

Kegiatan diprogramkan dalam bentuk workshop dan OJL (On The Job Learning). Workshop diselenggarakan selamat 4 kali kegiatan tatap muka dan pada selang waktu antar tatap muka dilakukan pendampingan dengan melibatkan peran serta rekan guru yang telah profesional pada bidang komputer.

Adapun penjadwalan kegiatan adalah sebagai berikut ini.

 

NO.

HARI, TANGGAL

Kegiatan

Jumlah pst

Instruktur

1

Sabtu,  4  Agustus  2018.

Pelatihan Majestik 1

71

Edy Hartanto, SP.

2

Sabtu, 20 Oktober 2018

Pelatihan Majestik 2

71

Edy Hartanto, SP.

3

Sabtu, 17 Nop 2018

Pelatihan Majestik 3

71

Hanif Saiful Amin, S.Kom

4

Minggu, 18 Nop 2018

Pelatihan Majestik 4

71

Hanif Saiful Amin, S.Kom.

 

 

Kondisi 50%.

 

Setelah mengikuti kegiatan Workshop Tahap 1, pada hari Sabtu, 22 September 2018, seluruh guru telah mendapatkan tambahan motivasi  dan pemahaman akan pentingnya  manfaat penggunaan komputer dalam menunjang kinerjanya selaku guru. Beberapa individu guru yang belum familier dengan program Magisjic mulai memahami cara menggunakan program,  memahami tahapan demi yang harus dilakukan oleh guru untuk memasukkan data ke dalam aplikasi program magistik, mulai dari mempersiapkan data awal yang meliputi ; langkah koneksi ke server, pilihan user, pasword, mengentrykan Tambah Rombel dan tambah Mata Pel, menghapus entry data secara manual, mengisi kolom silabus baik secara otomatis maupun manual, mengisikan materi pelajaran, mengupload file RPP, File Modul dan Materi, File lembar kerja, mengisi  skedule waktu pada silabus dan memasukkan jadwal pelajaran.

 

Pada tahapan ini, dijumpai beberapa kendala yang dialami guru pada saat mengoperasikan program, diantaranya adalah gangguan pada jaringan, gangguan koneksi  ke server dan belum fahamnya langkap mengisikan data, kesalahan pengisian data, cara menghapus data yang salah dan gangguan teknis lainnya. Namun dengan kesabaran, keuletan,  kegigihan dan kesungguhan para peserta,  instruktur, teknisi, serta rekan guru pendamping yang telah kompeten, semua rekan yang mendapatkan permasalahan didampingi dan dipandu untuk dapat mengatasi permasalahan yang ditemukan, sehingga mereka dapat melanjutkan kegiatan ke langkah berikutnya.

Sebagai tindak lanjut dari sesi workshop ini  25 orang dari 71 guru telah familier dan memahami dan mengoperasikan program magistik.

 

 

Kondisi 100%.

 

Seluruh rangkaian kegiatan Workshop Pemanfaatan TIK telah selesai dilaksanakan, diikuti oleh seluruh guru (71) orang.

Sebagai hasil akhir dari serangkaian kegiatan workshop, seluruh guru telah familier mengoperasikan program magistik.Terbukti seluruh guru telah mengikuti segenap proses pelatihan dan bagi yang telah memiliki perangkat keras telah mengintall program Majestik pada piranti masing-masing, menyelelesaikan langkah sinkroniasi dan telah mengisikan data-data pelaksanaan tugasnya pada data entry program majistik.    

Sampai akhir kegiatan pelatihan, ada beberapa nilai positif yang dapat diperoleh yaitu ;

1.     Seluruh guru telah mendapatkan tambahan motivasi  dan pemahaman akan pentingnya  manfaat penggunaan komputer dalam menunjang kinerjanya selaku guru.

2.     Seluruh guru telah menggunakan program Majisjik, memasukkan data ke dalam aplikasi program magistik, mulai dari mempersiapkan data awal yang meliputi ; langkah koneksi ke server, pilihan user, pasword, mengentrykan Tambah Rombel dan tambah Mata Pel, menghapus entry data secara manual, mengisi kolom silabus baik secara otomatis maupun manual, mengisikan materi pelajaran, mengupload file RPP, File Modul dan Materi, File lembar kerja, mengisi  skedule waktu pada silabus dan memasukkan jadwal pelajaran.

3.     Sebanyak 70 guru sampai dengan tanggal  10Desember 2018 telah terdaftar pada server sekolah.

4.     Aktifitas pelaksanaan tugas guru telah dapat dipantau oleh manajemen sekolah meliputi perencanaan pembelajaran, RPP, silabus, Modul, bahan ajar maupun LKS/Lembar aktivitas belajar siswa, absensi, jurnal guru  dan hasil penilaian guru melalui akses server Majistik.

5.     Aplikasi Majistik juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk memotivasi individu guru, karena ada akses menu absensi guru dan analisis ketercapaian kompetensi yang dapati diakses oleh semua guru, sehingga apabila ada individu yang tidak aktif mengupload kinerja hariannya minimal per minggu, akan terlihat dengan jelas pelaksanaan kinerjanya dengan tampilan persentase pelaksanaan tugasnya.

 

Agar program ini dapat telaksana secara kontinyu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan menjadi perhatian bagi sekolah, yaitu, tersedianya akses online dengan jaringan bandwitch yang besar setiap saat secara kontinyu setiap harinya sehingga guru merasa nyaman dan termotivasi untuk melaporkan kinerjanya setiap saat.

Disamping itu harus ada  operator khusus yang ditugasi untuk memantau dan mengaktivasi server majistik yang siap setiap saat untuk dapat membantu bapak/ibu guru yang mengalami kesulitan/trouble pada  saat ingin melakukan akses pada aplikasi program majestik.

 

 

1.     Revitalisasi Bidang Kurikulum

Berkaitan dengan revitalisasi bidang kurikulum, SMK Negeri 1 Kalibagor pada tahun 2018 memfokuskan pada;

 

(a)  Pelaksanaan kurikulum 2013

Kurikulum 2013 telah diimplementasikan di SMK Negeri 1 Kalibagor mulai tahun pelajaran 2014-2015. Sekarang ini sudah memasuki tahun ke 5 pelaksanaan kurikulum 2013 di SMK Negeri 1 Kalibagor.  Secara rutin sebelum datangnya tahun pelajaran baru, SMK Negeri 1 Kalibagor selalu melakukan revisi dan pembaruan kurikulum, sesuai dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi.  

Kegiatan pengembangan bidang kurikulum, diawali dengan rapat koordinasi terbatas pada tingkat manajemen untuk pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK). Setelah terbentuk TPK, seluruh  personalia dalam tim melaksanakan serangkaian kegiatan rapat kerja dan koordinasi, diawalai  dari pengumpulan landasan dan dasar hukum/konsideran terbaru terkait penyusunan KTSP, Analisis Konteks, penyusunan draft KTSP, finalisasi KTSP, penandatangan  pemberlakukan KTSP oleh Komite Sekolah dan Kepala Sekolah, verifikasi oleh Pengawas sekolah, permohonan surat pengantar pengesahan KTSP dari BPPMK, sampai pada pengesahan Kurikulum  oleh Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah sebelum tahun ajaran baru berjalan.

Semua kegiatan tersebut telah dilaksanakan oleh SMK Negeri 1 Kalibagor untuk semua kompetensi keahlian yang diselenggarakan, sehingga awal tahun ajaran, yaitu tanggal 16 Juli 2018, SMK Negeri 1 Kalibagor dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dan pelayanan pendidikan menggunakan KTSP Kurikulum 2013 yang telah disahkan oleh Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah.

 

(b)  Integrasi Pendidikan Budi Pekerti dan Pendidikan Karakter

Kurikulum SMK Negeri 1 Kalibagor telah disusun dengan mengintegrasikan pendidikan budi pekerti dan pendidikan karakter secara terintegrasi pada semua aktivitas kehidupan di sekolah, baik intrakurikuler maupun ektrakurikuler, karena keterpaduan kedua hal tersebut yang dapat mengantarkan anak menuju terwujudnya budi pekerti dan karakter mulia.

Sekolah telah merencanakan, mulai dari rumah, sebelum siswa berangkat ke sekolah sudah diamanatkan untuk berpamitan kepada orang tuanya, menuju sekolah menerapkan tertib berlalu lintas, masuk gerbang sekolah dengan tertib, menerapkan budaya senyum, salam, sapa, sopan santun di lingkungan sekolah. Masuk kelas dengan tertib dan rapi, membersihkan ruang kelas dan menata perabot kelas, mengawali kegiatan dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, melaksanakan kegiatan literasi, mengikuti PBM dengan tertib, mengakhiri pembelajaran dengan peduli lingkungan, berdoa dan menyanyikan salah satu lagu wajib nasional.

Secara intrakurikuler, guru diharuskan menyisipkan kegiatan yang mengarah pada pembentukan budi pekerti dan karakter, mulai dari kegiatan pendahuluan, proses pembelajaran, maupun evaluasinya  yang dimunculkan pada perencanaan pembelaran, diimplementasikan pada saat pelaksanaannya.

 Kegiatan ektrakurikuler, diselenggarakan oleh fihak sekolah dalam rangka mewadahi kegiatan dalam rangka memupuk dan menyalurkan dan dalam rangka pembinaan  bakat dan minat siswa sesuai aspirasinya, menjadi wahana penggemblengan diri sebagai calon pemimpin, latihan memahami dan bersosialisasi dengan sesama teman, memupuk  rasa kebersamaan dan kegotongroyongan menuju terbentuknya pribadi luhur dan mulia.

Terdapat berbagai kegiatan ektrakurikuler yang selama ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kalibagor dan akan terus dilaksanakan, yang dikategorikan dalam bentuk ektrakurikuler wajib dan ektrakurikuler pilihan. Ektrakurikuler wajib, memiliki sifat wajib diikuti oleh seluruh siswa, yaitu ektrakurikuler pramuka. Sedangkan ektrakurikuler pilihannya adalah sebagai berikut ini.

 

NO

Nama Kegiatan Ektrakurikuler

Kategori

1

Bola voley

Pilihan

2

Footsal

Pilihan

3

Komputer

Pilihan

4

B.    Inggris

Pilihan

5

Mading

Pilihan

6

Hadroh

Pilihan

7

BTAQ

Pilihan

8

PMR

Pilihan

9

PKS

Pilihan

10

KIR

Pilihan

11

Taekwondo

Pilihan

12

Musik

Pilihan

13

Pecinta Alam

Pilihan

14

Seni Tari

Pilihan

15

Ektra kejuruan

Pilihan

 

 

(c)   Gerakan Literasi Sekolah

Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah program pembudayaan literasi yang dilaksanakan dan dilakukan secara komprehensif pada semua komponen sekolah serta berkelanjutan. Adapaun kegiatan yang dilakukan dalam Gerakan Literasi di SMK Negeri 1 Kalibagor ini adalah (1) Program Membaca secara rutin buku non pelajaran pada jam pertama setiap hari. Kegiatan ini dikoordinasi dan diawasi oleh guru yang mengampu pada jam ke pertama selama 15 menit. Setiap siswa dibekali dengan buku harian/jurnal kegiatan literasi. Rangkuman dari materi yang telah dibaca dicatat pada buku jurnal literasi, yang hasilnya secara berkala diperiksan dan dinilai oleh guru mata pelajaran bahasa.  Di samping itu setiap guru mata pelajaran dihimbau untuk mewajibkan peserta didik membaca buku minimal satu buku dalam satu semester.  (2) Program Peningkatan Koleksi Buku Perpustakaan Sekolah a.      Secara internal melalui kegiatan One Student One Book (satu siswa satu buku ) dengan melibatkan siswa kelas XII yang lulus untuk menyumbang satu buku ke perpustakaan sekolah b.      Secara eksternal melalui kegiatan sumbangan buku yang diberikan oleh perusahaan sebagai Corporate Social Responsibility (CSR)

(3).      Lomba literasi antar siswa maupun antar kelas dalam bentuk    Lomba, lomba majalan dinding, lomba pojok baca dan lomba mengarang.

 

Adapun target yang dicapai melalui Gerakan Literasi Sekolah ini adalah; secara kualitatif, terwujudnya warga sekolah sadar literasi yang ditunjukkan dengan meningkatnya budaya baca – tulis di lingkungan sekolah, meningkatnya daya saing lulusan melalui peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan akibat minat baca yang tinggi.

Secara Kuantitatif  (a).       Minimal 20% siswa berpartisipasi aktif dalam gerakan ini. (b).      Meningkatnya jumlah buku yang dibaca siswa dalam satu tahun. Dengan asumsi tiap siswa membaca 2 judul buku dalam satu tahun (c).       Meningkatya koleksi buku perpustakan sekolah 15 judul buku per tahun (d).      Meningkatnya kunjungan siswa ke perpustakaan hingga 50 %. (e). Tercapinya sumbangan buku dari sponsor (perusahaan dan perorangan) sebanyak 15 buku per tahun

 

 

(d)  Kegiatan Sinkronisasi dan Penyelarasan Kurikulum

Kurikulum yang diimplementasikan di sekolah haruslah selaras dengan kebutuhan kompetensi di  dunia usaha dan industri. Oleh karena itu sebelum kurikulum tersebut diberlakukan, dimulai dari proses penyusunan, finalisasi dan pemberlakuannya harus  dapat menggandeng dan melibatkan fihak industri sebagai mitra sekolah yang membantu sekolah sepenuhnya terkait dengan kompetensi-kompetensi pembelajaran yang saat ini dibutuhkan oleh dunia usaha/dunia industri, bantuan sumberdaya fasilitas dan tenaga ekpert dalam bidangnya, sehingga ke depan lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kompetensi kerja yang dibutuhkan industri. Nilai positif yang dapat diperoleh fihak industri adalah tersedianya calon tenaga kerja  yaitu lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja. Industri tidak perlu lagi mempersiapkan pelatihan karana tenaga kerja yang direkrut dari lulusan SMK sudah kompeten. Nilai positif yang dapat diperoleh lembaga yaitu disamping adanya dukungan dan bantuan dari sisi pengembangan kurikulum, pembelajaran industri,  juga terbukanya jalan  bagi sekolah terhadap masuknya  bantuan peralatan dan ekpert /tenaga profesional dari industri yang menjalin kemitraan dengan fihak sekolah dengan prinsip saling mengutungkan.

Atas dasar hal tersebut di atas, SMK Negeri 1 Kalibagor pada tahun pelajaran 2018-2019 juga telah melakukan sinkronisasi dan penyelarasan kurikulum dengan rincian sebagai berikut ini.

 

No.

Nama Du/DI

Sinkronisasi Kompetensi Keahlian

1

CV. Sido Agung Farm

CV. Silado Farm

Agribisnis Ternak Unggas

2

Greenfresh

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

3

PTPN XXVI

Agribisnis Tanaman Perkebunan

4

CV. Bhuana Agrotech

Alat Mesin Pertanian

5

Bogasari Baking Center

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

 

 

               (e) Pendirian Teaching Factory

Pendirian Teaching Factory ini merupakan tindaklanjut dari penyelarasan kurikulum di Sekolah. Menyelaraskan kurikulum SMK Negeri 1 Kalibagor dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini dan masa akan datang. Pendirian dan penyelenggaraan teachig factory ini melibatkan peran serta dunia usaha dan dunia industri dalam mengoptimalkan sarana prasarana yang ada disekolah, menggandeng industri dalam pemanfaatan fasilitas yang tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan sebagai bentuk kontribusi DUDI terhadap pendidikan kejuruan di sekolah, atau sebaliknya mengoptimalkan fasilitas yang telah dimiliki sekolah namun belum optimal difungsikan oleh sekolah untuk pembelajaran dan peningkatan kompetensi.

Terlaksananya secara optimal sistem link and march antara SMK dengan Industri akan memudahkan pihak sekolah mengembangkan kurikulum berdasarkan permintaan kompetensi di industri. Kurikulum yang dirancang menempatkan teknologi atau subyek kejuruan sebagai disiplin utama ke dalam fokus pembelajaran teori. Oleh sebab itu integrasi semua mata pelajaran dirancang untuk mendukung pembelajaran kejuruan utama. Isi dan tujuan pembelajaran yang merupakan bagian dari bidang kejuruan yang sesuai harus dipilih untuk mengembangkan/perluasan seoptimal mungkin. Seluruh tujuan pendidikan kejuruan  berorientasi pada aktifitas dan kekhususan bidang kejuruan, baik dalam hal isi dan pelaksanaanya.

 

 

d.     Perintisan LSP -P1 dan  Uji Sertifikasi bagi Lulusan

Dalam rangka membekali  lulusan SMK dengan  sertifikat  kompetensi yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri, maka  SMK Negeri 1 Kalibagor sudah mulai merintis berdirinya LSP-P1 di sekolah, seiring dengan program revitaliasi pada tingkat provinsi maupun pusat, yaitu pengembangan SMK menjadi Lembaga Sertifikasi Pihak  Pertama ( LSP-P1 ).

Namun sampai dengan awal tahun 2018, meskipun tahapan menuju ke arah tersebut telah dirintis mulai tahun 2017, diawali dengan pengiriman 5 orang calon asesor kompetensi pada pelatihan asesor kompetensi yang diselenggarakan oleh BNSP dan LSP Pertanian Malang. SMK Negeri 1 Kalibagor masih belum  dapat merealisasikan pendirian LSP P-1 yang berlisensi BNSP, karena berbagai macam dinamika dan kendalanya.

Tekad dan semangat SMK Negeri 1 Kalibagor untuk merintis berdirinya LSP-P1 dilanjutkan pada tahun berikutnya. Sekaligus dengan mempersiapkan  dan menambah jumlah asssesor kompetensi sampai jumlah minimal yang dipersyaratkan per kompetensi keahlian,  pemenuhan sarana dan prasara (TUK) tempat uji kompetensi  yang mendukung keterlaksanaan uji kompetensi, dan  mempersiapkan perangkat uji kompetensi.

Adapun cakupan kegiatan yang telah dilaksanakan di sekolah adalah (a) Pembentukan TIM dan Kepengurusan LSP-P1, Sosialisasi dan Workhshop Pendirian LSP, persiapan dan pelatihan asesor  kompetensi, Penyiapan tempat uji kompetensi, Penyiapan materi uji kompetensi, Melakukan uji coba materi uji kompetensi dan penyiapan dokumen mutu.

Melalui kegiatan ini nantinya diharapkan setiap calon lulusan SMK Negeri 1 Kalibagor mengikuti uji kompetensi/sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan di sekolah sendiri.